Literasi Digital
Tingkatkan Hasil Belajar Fisika
Oleh
: Aisyiah Widiastuti,S.Pd.,M.Pd
Perubahan zaman mengalami kemajuan
pesat, demikian juga dengan teknologi yang juga mengalami perkembangan.
Memasuki abad 21 perangkat teknologi yang tersedia semakin canggih, hal ini
memberi kemudahan untuk memperoleh berbagai informasi. Media digital juga
memudahkan penggunanya untuk saling berbagi informasi. Seiring dengan
perkembangan zaman tersebut diatas maka sebagai pendidik kita harus mampu
mengimbanginya, yaitu dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang telah
tersedia untuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk mendukung terciptanya
manusia yang cerdas dan terampil agar bisa bersaing secara terbuka di era
Global. Guru diwajibkan melakukan perubahan seiring tuntutan zaman untuk
meningkatkan kualitas pelayanan terhadap siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
Salah satu kendala utama dalam proses belajar mengajar adalah kurangnya
antusias siswa untuk belajar, siswa cenderung hanya menerima apa saja yang
diberikan oleh guru, diam dan enggan mengemukakan pendapat, yang berakibat rendahnya tingkat pemahaman siswa.
Menurut
Rusmono Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku individu yang meliputi
ranah kognitif, afektif dan phsikomotorik (Rusmono,2017). Sedangkan Sutanto
dalam bukunya mengatakan Hasil belajar adalah perubahan-perubahan yang terjadi
pada diri siswa, baik yang menyangkut aspek kognitif, afektif dan psikomotor
sebagai hasil kegiatan belajar (Susanto,2013).
Fisika
sebagai ilmu yang memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari.
Begitu pentingnya peranan ilmu fisika sehingga diajarkan dalam semua jenjang
pendidikan. Hal ini menunjukkan fisika memiliki peranan penting dalam
menciptakan sumber daya manusia. Dari hasil observasi yang dilakukan di kelas XII MIPA 2 mata pelajaran Fisika materi medan
listrik SMA Negeri 1 Pringsurat, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung masih
rendah. Untuk itu guru dituntut
melakukan sebuah perubahan, dengan menerapkan strategi, metode atau media
pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran.
Salah satunya
dengan menerapkan strategi
pembelajaran yaitu dengan literasi digital.
Literasi
digital merupakan kemampuan dalam mengelola, memilah aplikasi yang digunakan
dan memperoleh pemahaman yang mendalam dari isi informasi digital tersebut
(Fallon,2020). Hal ini seperti yang disampaikan oleh Fallon bahwa Literasi digital diartikan sebagai kemampuan untuk
memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber
yang sangat luas yang diakses melalui piranti computer (Nassrullah,2017). Literasi
digital adalah kemampuan siswa dalam memilah dan memahami aplikasi yang
digunakan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam sehingga siswa bisa
meningkatkan pemahaman masalah dengan lebih mendalam. Langkah - langkah menerapkan literasi digital adalah dengan cara:
1) mengajak siswa diajak mencari informasi
dari materi yang telah diberikan melalui media internet, 2) siswa di kondisikan untuk aktif mencari hal-hal yang berhubungan dengan
materi yang diberikan dan juga aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, 3) siswa
membuat resume materi yang didapatkan tersebut menjadi sebuah laporan 4) siswa memperesentasikan
didepan kelas, 5)
siswa mendiskusikan dengan bimbingan guru.
Dengan literasi digital yang diterapkan siswa terlihat aktif
dan mandiri melakukan penelusuran materi, siswa juga lebih memahami materi yang
diberikan sesuai versi yang mereka inginkan. Ketika mengumpulkan laporan hasil
yang ditampilkan juga terlihat beragam, dalam berdiskusi antusiasme meningkat,
rasa ingin tahu dari siswa juga makin bertambah. Hal ini meningkatkan pemahaman
siswa terhadap mata
pelajaran fisika materi medan listrik siswa kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1
Pringsurat, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung.
Literasi digital mampu meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi Fisika yang
berimbas pada peningkatan hasil belajar siswa.
Komentar
Posting Komentar