FLUDITABOC PAK IMAN UNTUK PENERAPAN TEOREMA TORRICELLI
LATAR
BELAKANG
Pembelajaran
fisika selama ini oleh sebagian besar murid dianggap sebagai pembelajaran yang
sulit dipahami. Mereka menganggap fisika adalah pelajaran terumit yang berisi
angka dan susah dilogika, dalam kegiatan tatap muka, siswa selalu
mengekspresikan wajah tegang. Tuntutan guru terhadap ketercapaian materi dan
nilai yang tinggi menyesuaikan dengan target kurikulum menjadikan pembelajaran
selama ini terasa kaku, guru hanya mengejar ketuntasan materi tanpa
mempertimbangan kondisi masing-masing peserta didik.
Setelah mempelajari
Filosofi Pendidikan KHD di Modul 1.1 Pendidikan guru penggerak, guru menjadi
sadar bahwa pembelajaran harus dilakukan sesuai kodrat alam anak dan juga
menyesuaikan dengan kodrat zaman dimana anak tumbuh. Pembelajaran harus dalam
suasana yang menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan motivasi intrisik siswa
sesuai potensinya, karena motivasi diri sangat berpengaruh terhadap perilaku
belajar siswa.
Pemikiran Ki Hajar dewantara
tersebut sejalan dengan tantangan global abad 21, yang menuntut perubahan
paradigma pembelajaran. Upaya yang dapat dilakukan dalam perubahan paradigma
belajar itu adalah perbaikan strategi pembelajaran.
Disini saya
menggunakan Strategi pembelajaran Project based learning. Project based
learning adalah pembelajaran yang menggunakan proyek (kegiatan) sebagai media.
Hal ini disesuaikan dengan usia anak didik saya pada masa remaja menuju
dewasa(usia SMA) harapannya anak didik mampu menghasilkan proyek secara mandiri
menyesuaikan dengan minatnya sehingga pembelajaran menyenangkan untuk
merangsang kreatifitas anak didik mendapatkan pembelajaran yang bermakna,
berkesan, inovatif, kreatif dan kolaboratif.
FLU
DITABOC PAK IMAN dalam pembelajaran yang saya buat
sebagai aksi nyata penerapan modul 1.1 dalam menerapkan pemikiran Ki Hajar Dewantara.
FLU DITABOC PAK IMAN mengandung arti
Fluida Dinamis Tangki Bocor Pembelajan Aktif Kreatif Inovatif dan Mandiri .
Dengan pembelajaran ini, saya berharap dapat menerapkan filosofi pendidikan Ki
Hajar Dewantara sehingga nantinya bisa menghasilkan profil pelajar pancasila.
TUJUAN
AKSI NYATA
Tujuan aksi nyata ini adalah :
1.
Menerapkan merdeka belajar sesuai
pemikiran Ki Hajar Dewantara
2.
Mewujudkan pembelajaran student centered berdasarkan Profil
Pelajar Pancasila
3.
Mengaplikasikan pembelajaran mandiri,
bergotong royong dan kreatif
DESKRIPSI
AKSI NYATA
Pada mata
pelajaran fisika kelas XI semester 1 salah satu materi yang harus dipelajari
adalah fluida dinamis dan penerapannya pada kebocoran tangki, disini saya
memilih tema “FLU DITABOC PAK IMAN” dalam
penerapan teorema Torricelli,maksud dari FLU
DITABOC PAK IMAN adalah Fluida Dinamis Tangki Bocor Pembelajaran Aktif, Kreatif,
Inovatif, dan Mandiri. Pembelajaran ini disusun untuk menciptakan suasana
belajar yang menyenangkan, siswa secara mandiri mampu menerapkan pemanfaatan
tangki bocor kehidupan sehari-hari dan membuat alat percobaan sederhana untuk
mengaplikasikan teorema Torricelli.
Pada saat ini
SMA Negeri 1 Pringsurat melaksanakan pembelajaran PTM terbatas, sehingga
pembelajaran yang dilakukan adalah Blended Learning perpaduan antara daring dan
luring. Senin, 18 Oktober 2021 kelas XI pembelajaran PTM kesempatan ini
digunakan untuk melakukan diskusi informative tentang materi pembelajaran
fluida dinamis. Kemudian pembelajaran selanjutnya dilakukan melalui daring,
yaitu guru memberikan materi terkait fluida dinamis melalui Gogle classroom,
siswa meresume hasil pembelajaran. Minggu berikutnya kelas XI pembelajaran
daring maka guru melakukan pertemua virtual (google meet) untuk menjelaskan
tentang proyek pembuatan alat praktik sederhana berkaitan dengan tabung bocor
untuk penerapan teorema Torricelli yang akan dilakukan siswa yaitu dimulai
dengan membuat kelompok, peserta didik bekerja dengan kelompoknya, anggota dari
kelompok dipilih sendiri secara acak (belajar menyenangkan), peserta didik
bekerja bersama bergotong royong serta
saling menghargai.
Skenario
pembelajaran yang saya lakukan melalui google meet dengan siswa, pertama-tama
saya mengucapkan salam, menanyakan kabar siswa dan mengadakan presensi,
kemudian bersama dengan siswa mengucap syukur atas nikmat sehat sehingga bisa
melakukan pembelajaran kali ini. Setelah itu sekilas Tanya jawab tentang fluida
mengingatkan materi pengantar fluida yang telah dilakukan pada minggu yang
lalu. Untuk memberikan gambaran tentang tangki bocor siswa mencermati link
video yang telah saya kirimkan. Guru membuka Tanya jawab untuk memastikan
pemahaman siswa tentang penerapan fluida dinamis dalam kebocoran tangki.
Siswa menerapkan beberapa
persamaan yang berlaku pada tangko bocor dari hasil proyek yang dibuat, dan
dibuat laporan.
Sesuai kesepakatan
kelas karya diselesaikan 6 hari. Hasil percobaan dan karya dilampirkan dalam
bentuk foto/video dan dikirimkan melalui Google classroom. Guru memberikan
umpan balik dan ucapan terimakasih terhadap hasil percobaan dan karya yang
telah diselesaikan.
HASIL
AKSI NYATA
Hasil yang diperoleh dari aksi
nyata dapat dipaparkan sebagai berikut :
1.
Guru merubah pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered , tidak lagi monoton dengan
share video dari guru dan siswa diberikan soal-soal, tetapi penerapan praktik
langsung dengan desain karya siswa yaitu menghitung jarak jatuhnya pancaran air
serta kecepatan aliran air pada kebocoran tangki dengan berbagai variable.
2.
Keaktifan siswa meningkat, hal ini
ditunjukan dengan dengan keaktifan bertanya anak melalui WA, jika pada
pembelajaran sebelumnya siswa hanya pasif menerima pembelajaran, dan tugas
diselesaikan tepat waktu
3.
Menumbuhkan ide dan kreativitas siswa,
hal ini terlihat dari desain hasil karya siswa yang digunakan untuk
pembelajaran sangat bervariatif drngan hasil baik
4.
Meningkatkan kemandirian, siswa
mendesain sendiri di dalam kelompok untuk menghasilkan karya yang digunakan
melakukan percobaan
5.
Meningkatkan inovasi pembelajaran,
siswa menemukan hal baru dalam pembelajaran
6.
Menumbuhkan jiwa kegotongroyongan dan
kebersamaan, hal ini terlihat dari keaktifan siswa dalam kelompok bersama-sama
menyelesaikan hasil karya dan melakukan percobaan
REFLEKSI
AKSI NYATA
Manfaat yang diperoleh dengan aksi nyata adalah
bahwa suasana pembelajaran seharusnya menyenangkan bagi anak. Pembelajaran
model memerintah harus diubah menjadi pembelajaran yang menuntun anak sehingga
mampu berpraktik dalam dunia nyata sesuai dengan kemampuan mereka. Kebebasan
berkreasi terhadap tema yang ditentukan akan menumbuhkan kreatifitas anak
sesuai dengan bakat yang dimiliki.
RENCANA MASA DEPAN
Setelah selesai melaksanakan aksi
nyata dalam pembelajaran dengan tema “FLU DITABOC PAK IMAN”, saya sebagai CGP
melakukan rencana perbaikan kedepannya yaitu tidak hanya meminta umpan balik
dari murid secara lisan, tetapi umpan balik secara tertulis melalui google
form. Hal kedua adalah mengkomunikasikan hal-hal baik kepada rekan sejawat
terutama dalam mewujudkan merdeka belajar, meminta umpan balik dari mereka untuk
perbaikan pembelajaran.
DOKUMENTASI
HASIL KEGIATAN
1.
Melalui Google Classroom
2.
Keaktifan siswa bertanya melalui
Whatshap :
3.
Hasil percobaan
Komentar
Posting Komentar